Buka Muskab V PERSINAS ASAD Bangkalan, Prof Dedid Tekankan Prestasi dan Karakter
Jawa Timur (31/01) – PERSINAS ASAD Jawa Timur terus mengingatkan pentingnya melahirkan pesilat yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berkarakter dan menjunjung nilai profesionalisme.. Hal tersebut disampaikan Ketua PERSINAS ASAD Jawa Timur Prof. Dedid Cahya Happyanto saat membuka Musyawarah Kabupaten (Muskab) V PERSINAS ASAD Bangkalan, pada Minggu pagi (25/1).
Menurut Prof Dedid, prestasi di arena tanding harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter luhur serta budaya organisasi yang kuat, “Pesilat PERSINAS ASAD tidak cukup dikenal karena prestasinya saja, tetapi juga harus profesional, berbudaya, dan berkarakter luhur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu keputusan penting Munas VI PB PERSINAS ASAD adalah penegasan mekanisme musyawarah di tingkat kabupaten sebagaimana diatur dalam AD/ART Bab VII Pasal 24 ayat 3. Muskab, kata dia, bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan forum konstitusional untuk mengevaluasi kinerja pengurus, memilih ketua beserta jajarannya, sekaligus menyusun program kerja ke depan.
Ia menambahkan, PERSINAS ASAD saat ini terus berkembang dan telah tersebar di seluruh Indonesia. Khusus di Jawa Timur, PERSINAS ASAD sudah tergabung sebagai anggota IPSI di 38 kabupaten/kota, termasuk Bangkalan, “Ini menunjukkan PERSINAS ASAD semakin diterima dan diakui. Karena itu, ke depan pembinaan organisasi maupun prestasi atlet harus semakin profesional,” katanya.
Prof Dedid menilai Muskab V PERSINAS ASAD Bangkalan bisa menghasilkan keputusan yang membawa dampak positif bagi organisasi, sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional.
Sementara itu, Ketua PERSINAS ASAD Kabupaten Bangkalan Abdullah Damanhuri menilai Muskab sebagai momentum penting untuk melakukan refleksi dan perbaikan organisasi. Ia menekankan perlunya menyusun program kerja yang relevan, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan pembinaan.
“Perbedaan pandangan hendaknya disikapi sebagai kekuatan yang memperkaya gagasan. Dengan begitu, rangkaian Muskab V dapat berjalan lancar, demokratis, dan tetap menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat,” tuturnya.
Ia berharap Muskab V mampu melahirkan kepengurusan yang solid serta program kerja yang benar-benar menyentuh kebutuhan atlet dan organisasi. “Semoga Muskab ini menghasilkan keputusan terbaik, kepengurusan yang amanah, dan membawa PERSINAS ASAD Bangkalan semakin maju dan berprestasi,” harapnya.
