PERSINAS ASAD

Ketua PERSINAS ASAD Wonogiri Turut Jadi Pemateri TOT Jurus Baku Jateng

Jawa Tengah – Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan seni bela diri pencak silat dan program pembinaan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Pengurus Kabupaten PERSINAS ASAD Wonogiri mengirimkan dua pelatih serta menugaskan dua pemateri dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) Jurus Baku PERSINAS ASAD Jawa Tengah, Sabtu–Minggu, 17–18 Oktober 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah tersebut berlangsung di Aula Masjid Baitul Anshor, Gagaksipat, Boyolali. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Ketua IPSI Provinsi Jawa Tengah, Drs. H. Sutiyono.

Dua pelatih yang mewakili PERSINAS ASAD Kabupaten Wonogiri adalah Agus Darmaji dan Rohmat Khoirul Huda. Sementara itu, dua pemateri yang berkontribusi dalam kegiatan tersebut adalah Dodik Setyawan, S.H., selaku Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Wonogiri, serta Kawit Prayoga, S.Pd.

Keikutsertaan Dodik Setyawan sebagai pemateri sekaligus Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Wonogiri menjadi wujud keterlibatan langsung pimpinan organisasi dalam mendukung peningkatan kompetensi pelatih dan pengembangan materi jurus baku pencak silat.

Dodik Setyawan menyampaikan bahwa pengiriman pelatih dan keterlibatan pemateri dalam kegiatan tingkat provinsi merupakan bentuk dukungan nyata organisasi di tingkat kabupaten terhadap program pembinaan yang dijalankan organisasi di tingkat provinsi.

“Dengan mengirimkan pelatih dan turut berkontribusi sebagai pemateri dalam kegiatan TOT ini, PERSINAS ASAD Wonogiri menunjukkan dukungan terhadap program organisasi tingkat provinsi dan seterusnya. Kami ingin memastikan pengembangan kompetensi pelatih serta penguatan materi jurus baku dapat berjalan seiring dengan program pembinaan pencak silat,” ungkap Dodik.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelatih menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan pesilat. Melalui kegiatan TOT, peserta diharapkan memperoleh tambahan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman materi yang dapat diterapkan dalam latihan di daerah masing-masing.

Keterlibatan pelatih dan pemateri dari Wonogiri juga diharapkan memperkuat pertukaran pengetahuan, keseragaman materi, serta kualitas pembinaan pencak silat. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh maupun dibagikan selama kegiatan dapat diteruskan kepada para pelatih dan pesilat di daerah.

PERSINAS ASAD Kabupaten Wonogiri berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Pengprov PERSINAS ASAD Jawa Tengah serta mendukung program pengembangan pencak silat yang sejalan dengan pembinaan IPSI. Kolaborasi berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelatih dan pesilat serta mendorong kemajuan seni bela diri pencak silat.
(Humas PERSINAS ASAD Jawa Tengah)