Perkuat Kualitas Pendekar, PERSINAS ASAD Klaten Tekankan Semangat dan Penguasaan Jurus
Jawa Tengah — Pengurus Kabupaten PERSINAS ASAD Klaten menggelar kegiatan Pra Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Sabuk Biru Putra yang diikuti puluhan peserta dari Pengurus Kecamatan (Pengcam) se-Kabupaten Klaten. Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Uluum, Kadibolo, Kecamatan Wedi, Klaten.
Kegiatan dibuka oleh Ki Walijo dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LEMBEDIR) ASAD Klaten, didampingi dewan penguji Ahmad Khoiri Anam, Ki Wardoko, dan Eko Yuliyanto.
Sekretaris PERSINAS ASAD Klaten, Agus Sunardo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Pra UKT tersebut merupakan tahapan persiapan bagi para pesilat sebelum mengikuti UKT Sabuk Biru Putra tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Ia berpesan agar seluruh peserta mempersiapkan diri secara maksimal, baik dari sisi kondisi fisik maupun penguasaan materi jurus. Dengan persiapan yang matang, para peserta diharapkan dapat mengikuti ujian dengan baik, meraih hasil optimal, serta meningkatkan kualitas kependekarannya.
Menurut Agus, kegiatan yang menjadi agenda tahunan PERSINAS ASAD Klaten ini juga berfungsi sebagai tolok ukur keberhasilan pembinaan pesilat di setiap jenjang. Pembinaan tersebut dimulai dari sabuk putih, sabuk kuning, sabuk biru, hingga jenjang sabuk merah.
Melalui tahapan pembinaan yang berkesinambungan, PERSINAS ASAD Klaten berupaya memastikan setiap pesilat tidak hanya berkembang dalam kemampuan teknik dan keterampilan bela diri, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, serta tanggung jawab sebagai seorang pendekar.
Sementara itu, Ki Walijo mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh dan meluruskan niat karena Allah SWT dalam mengemban amanah luhur sebagai pendekar. Menurutnya, kesungguhan dan ketulusan menjadi landasan penting dalam menjalani proses pembinaan pencak silat.
Dewan penguji PERSINAS ASAD Klaten, Ahmad Khoiri Anam, turut menekankan pentingnya menjaga semangat, daya juang, dan komitmen dalam perjalanan sebagai seorang pendekar. Nilai-nilai tersebut harus terus dipelihara agar tidak luntur seiring berjalannya waktu.
Melalui kegiatan Pra UKT ini, PERSINAS ASAD Klaten berharap para pesilat semakin siap menghadapi ujian tingkat provinsi sekaligus memperkuat kualitas pembinaan atlet dan pendekar yang berprestasi, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.
(Humas ASAD Jateng)
