ASAD Wonogiri Gelar Konsolidasi Organisasi, Fokus Sinkronisasi Program 2026
Jawa Tengah (03/04) – PERSINAS ASAD Kabupaten Wonogiri menggelar Konsolidasi Organisasi pengurus se-kabupaten pada Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Citra Suhada, Jatisrono, dan diikuti pengurus tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus menyinkronkan program kerja tahun 2026.
Kegiatan diawali dengan pembekalan spiritual oleh Bidang Pembinaan Mental dan Spiritual (Bintal), Suharno. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan, kekompakan, serta kerja sama antar pengurus sebagai fondasi utama keberhasilan organisasi.
“Soliditas menjadi kunci agar seluruh program bisa berjalan optimal,” ujarnya.
Selanjutnya, Komisi Disiplin (Komdis) PERSINAS ASAD Wonogiri, Ahmad Sugiyantoro, mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam organisasi. Ia menegaskan seluruh pengurus, pelatih, dan pesilat harus menjalankan kegiatan sesuai aturan serta menjunjung tinggi etika organisasi.
Ketua PERSINAS ASAD Wonogiri, Dodik Setyawan, menjelaskan bahwa konsolidasi ini bertujuan menyamakan arah program kerja ke depan. Ia juga menyampaikan bahwa program Training of Trainers (TOT) bagi pelatih telah rampung dilaksanakan di seluruh kecamatan.
“Para pelatih sudah dibekali materi teori, praktik, serta buku pedoman latihan. Kami harapkan pada Mei mendatang sudah ada laporan kegiatan latihan dari masing-masing kecamatan,” kata Dodik.
Ia juga mengimbau pengurus kecamatan untuk menjalankan program secara konsisten, termasuk menggelar musyawarah rutin setiap bulan sebagai sarana evaluasi dan koordinasi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan teknis kesekretariatan, mulai dari tata kelola administrasi, surat-menyurat, hingga pengelolaan dokumen organisasi secara profesional.
Dalam kegiatan tersebut, PERSINAS ASAD Wonogiri turut memberikan apresiasi kepada pesilat dari berbagai kecamatan atas prestasi dan dedikasi mereka.
Melalui konsolidasi ini, PERSINAS ASAD Wonogiri diharapkan semakin solid dalam membangun organisasi, sekaligus mampu melahirkan pesilat berprestasi dan berkarakter.
