PERSINAS ASAD

ASAD Manokwari Lakukan Regenerasi Kepengurusan, Program Pembinaan Pesilat Tetap Berlanjut

Papua Barat (22/06)PERSINAS ASAD Kabupaten Manokwari memastikan program pembinaan warga tetap berjalan setelah dilaksanakannya Pergantian Antar Waktu (PAW) kepengurusan. Regenerasi organisasi tersebut menetapkan AIPDA Ichsan Purnama sebagai Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Manokwari menggantikan H. Jati Winasis, S.E., M.M., melalui mekanisme musyawarah yang mengacu pada petunjuk Pengurus Besar PERSINAS ASAD terkait restrukturisasi organisasi.

Pergantian kepengurusan yang berlangsung pada Minggu (21/6/2026) itu menjadi bagian dari upaya memperkuat regenerasi organisasi. Sejumlah posisi strategis kini diisi oleh pengurus baru yang diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan PERSINAS ASAD di Kabupaten Manokwari.

Mantan Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Manokwari, H. Jati Winasis, yang kini mengemban amanah sebagai Wakil Ketua PERSINAS ASAD Provinsi Papua Barat Bidang Organisasi, menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan tidak boleh menghambat proses pembinaan warga yang telah berjalan selama ini.

Menurutnya, sumber daya manusia merupakan aset utama organisasi yang harus dipersiapkan melalui proses kaderisasi secara berkesinambungan agar PERSINAS ASAD memiliki regenerasi kepemimpinan yang kuat di masa mendatang.

“Sumber daya manusia adalah aset penting organisasi. Karena itu, pembinaan dan kaderisasi harus terus dilakukan agar organisasi selalu memiliki generasi penerus yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengkab PERSINAS ASAD Manokwari yang baru, AIPDA Ichsan Purnama, menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pembinaan yang telah dirintis kepengurusan sebelumnya.

Menurut Ichsan, kesinambungan program menjadi prioritas agar kualitas pembinaan warga tetap terjaga. Meski demikian, pihaknya akan melakukan sejumlah penyesuaian sesuai kebutuhan organisasi saat ini.

“Program-program yang telah berjalan dengan baik akan terus dilanjutkan. Tentu akan ada beberapa penyesuaian dan modifikasi sesuai kebutuhan organisasi saat ini agar pelaksanaannya menjadi lebih efektif dan efisien, tanpa mengurangi tujuan utama pembinaan warga ASAD,” kata Ichsan.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pengurus senior dan generasi muda menjadi kunci dalam membangun organisasi yang semakin solid, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui kepengurusan baru, PERSINAS ASAD Manokwari optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat kaderisasi, serta memperluas kontribusi organisasi dalam membina warga ASAD dan masyarakat di Kabupaten Manokwari. Regenerasi ini juga diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya kepemimpinan yang mampu membawa PERSINAS ASAD semakin maju dan berkelanjutan.